Di DIY, Karyawan Kesehatan Terinfeksi Corona Bertambah 11 Orang Per 27 Agustus

Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
28 Agustus 2020 08:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Karyawan di tempat fasilitas pelayanan Kesehatan yang terinfeksi virus corona di DIY bertambah 11 orang per Kamis (27/8/2020).

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan jumlah positif Covid-19 di DIY bertambah 42 kasus pada Kamis (27/8/2020). Kabupaten Bantul mencatatkan penambahan angka tertinggi sebanyak 20 kasus, di susul SLeman 11 kasus, Gunungkidul dan Kota Jogja masing-masing lima kasus dan Kulonprogo bertambah satu kasus.

BACA JUGA : 3 Karyawan Kesehatan di DIY Positif Covid-19 dalam 2 Hari 

Dari jumlah itu sebanyak 11 orang di antaranya merupakan karyawan dari tempat pelayanan Kesehatan di DIY. “42 Kasus tersebut riwayatnya dari skrining karyawan kesehatan ada 11 kasus, karyawan non kesehatan lima kasus, kontak tracing sembilan kasus, perjalanan luar daerah ada dua kasus  dan masih dalam penelusuran  ada 15 kasus,” katanya Kamis (27/8/2020).

Penambahan itu meningkat dibandingkan sehari sebelumnya, pada Rabu (26/8/2020), untuk karyawan kesehatan hanya bertambah empat kasus positif. Adapun penambahan karyawan layanan Kesehatan itu 10 orang di antaranya dimasukkan dengan kode kasus secara berurutan mulai dari Kasus 1282 sampai dengan Kasus 1291. Sedangkan satu kasus urutan terpisah yaitu Kasus 1311 merupakan seorang karyawan kesehatan jenis kelamin perempuan dari Sleman.

BACA JUGA : Tambahan 46 Kasus Positif Covid-19 Didominasi Karyawan

“Kasus sembuh bertambah sebanyak 31 pasien dinyatakan sembuh, sehingga jumlah aksus sembuh hingga 27 Agustus 2020 sebanyak 923 kasus,” katanya.