PILKADA BANTUL: Mengaku Kalah, Tim Suharsono-Totok: Berat untuk Mengejar Ketertinggalan

Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo berjabatangan seusai Halim mendaftar sebagai bakal Calon Bupati Bantul lewat penjaringan DPC PDIP, beberapa waktu lalu. - Ist
09 Desember 2020 17:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo diyakini kuat memenangi Pilkada Bantul kali ini. Tim Halim-Joko bahkan sudah menyiapkan pidato kemenangan.

Ketua Tim Pemenangan Halim-Joko, Subhan Nawawi kepada Harianjogja.com menyatakan hingga Rabu (9/12/2020) sore, berdasarkan perhitungan suara yang dilakukan pihaknya, data dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah masuk mencapai 96%.

Paslon Halim-Joko ia sebit meraih suara hingga 57%. Meraka meyakini sudah meraih kemenangan. Bahkan kata dia pihaknya sudah menyiapkan pidato kemenangan.

"Kami yakin sudah menang dan sudah mempersiapkan pidato kemenangan," kata Subhan Nawawi, Rabu. Sebagai wujud syukur, pra sukarelawan pendukung Halim-Joko akan melakukan potong rambut dan berjalan kaki sebagai bentuk syukur.

Sementara itu tim pasangan calon nomor urut 02 Suharsono-Totok Sudarto (Noto) mengakui secara perhitungan kalah jauh dari Hakim-Joko. Namun demikian pihaknya masih menunggu hasil penghitungan dari KPU Bantul.

Ketua Tim Kampanye Noto, Arif Iskandar menyatakan data TPS yang masuk mencapai 93%. Total suara yang masuk untuk Halim-Joko dikatakannya sudah mencapai 303.000-an sedangkan Noto hanya meraih 205.000-an suara.
"Kami akui berat untuk mengejar ketertinggalan ini tapi patokan kami lewat rekap KPU," kata Arif Iskandar.