PDAM Kulonprogo Gandeng Pedukuhan untuk Tingkatkan Penjualan AirKu

Foto Ilustrasi pelepasan truk pengangkut AirKu sebagai simbol kerja sama antara Pemkab Kulonprogo dean PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. /Harian Jogja - /alu Rahman Dewantara
09 Maret 2021 11:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--PDAM Tirta Binangun Kulonprogo menggandeng pedukuhan yang ada di Bumi Binangun sebagai agen maupun distributor AirKu. Targetnya, pada 2022 sebanyak 90 persen dukuh yang ada di Kulonprogo sudah menjadi agen AirKu.

Direktur PDAM Tirta Binangun Kulonprogo, Jumantoro mengatakan upaya menjadikan dukuh sebagai agen maupun distributor AirKu merupakan langkah strategis yang dinilainya mampu mendongkrak penjualan AirKu.

BACA JUGA : Gara-Gara Corona, Penjualan AirKu Anjlok 

"Target kami, 90 persen dukuh bisa menjadi agen atau distributor AirKu pada 2022 mendatang. Diharapkan masyarakat mudah dalam mendapatkan air minum dalam kemasan serta menjadi salah satu sumber tambahan pendapatan bagi dukuh karena memperoleh keuntungan," ujar Jumantoro pada Selasa (9/3/2021).

Upaya menggandeng dukuh sebagai agen maupun distributor AirKu bukan tanpa alasan. Pasalnya, AirKu sempat mengalami penurunan signifikan pada awal pandemi Covid-19. Pada Maret 2020 lalu penjualan AirKu hanya berkisar 30 persen dari kondisi normal.

"Oleh karena itu, demi meningkatkan penjualan AirKu, kami menggandeng pihak-pihak terkait, mulai dari pelaku usaha kuliner, RSUD Wates, RSUD NAS, BUMDes hingga dukuh," imbuhnya.

BACA JUGA : Antisipasi Lonjakan Permintaan AirKu, PDAM Tambah Alat

Alasan dukuh dipilih oleh PDAM Tirta Binangun Kulonprogo dikarenakan sejumlah faktor. Dukuh dinilai oleh Jumantoro merupakan tokoh masyarakat yang mengetahui segala kegiatan di daerahnya. Terlebih, kegiatan masyarakat dipastikan membutuhkan pasokan air minum.

"Mulai dari hajatan, lelayu atau pertemuan, sehingga produk kami bisa masuk ke sana. Saat ini kami mampu menyediakan 800-900 boks per hari untuk kemasan gelas ukuran 120 ml dan 240 ml. Produk itu kemudian didistribusikan kepada konsumen melalui toko-toko di Kulonprogo. Selain gelas, AirKu juga tersedia dalam kemasan botol dan galon," terang Jumantoro.

Lebih lanjut, upaya menggandeng dukuh dan sejumlah upaya yang telah dilaksanakan oleh PDAM Tirta Binangun Kulonprogo nyatanya membuahkan hasil. Pada triwulan keempat tahun lalu penjualan AirKu melonjak signifikan, bahkan telah dinyatakan normal mulai Desember 2020.

"Upaya meningkatkan jumlah penjualan tetap dilakukan, terutama demi menggaungkan semangat program Bela Beli Kulonprogo. Kami terus berupaya mendongkrak pemasaran AirKu sebagai produk asli Kulonprogo," terangnya.

BACA JUGA : Gandeng Alfamart, AirKu Bisa Menasional

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama RSUD Wates, Lies Indriyati menyampaikan, AirKu sudah digunakan di rumah sakit yang dipimpinnya sejak awal produksi air minum dalam kemasan ini.

"Hal itu merupakan wujud dukungan RSUD Wates terhadap program Bela Beli Kulonprogo. Sudah lama digunakan, sekarang juga masih," ujar Lies Indriyati.