Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Sejumlah aparat di Sleman saat razia aturan pembatasan, Rabu (20/1/2021)-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman mengklaim pengawasan protokol kesehatan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro tetap dilakukan.
Terbukti, salah satu kebijakan PPKM Mikro yang tertuang dalam Instruksi Bupati Nomor 7/INSTR/2021 adalah kewajiban pembentukan Pokso hingga di tingkat Kalurahan yang melibatkan para pemangku kepentingan mulai Kepolisian, TNI, dan Puskesmas.
"Dengan adanya instruksi Bupati ini menunjukkan Pemkab tidak kendor dalam upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19," kata bupati dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sleman, Rabu (31/3).
BACA JUGA : Muncul Klaster Takziah, Sultan Minta Sleman Perketat Penerapan PPKM Mikro
Yang menjadi catatan saat ini, kata Kustini, perlunya koordinasi dan sinergi yang intensif dari berbagai pihak dalam penerapan Instruksi Bupati tersebut di lapangan. Sebab, kata Kustini, masih dijumpai banyak warga yang cenderung kurang disiplin. Padahal operasi yustisi mulai pemantauan, pembinaan maupan pemberian sanksi setiap hari dua kali sehari, siang dan malam terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten.
"Operasi ini dilakukan baik di warung-warung, tempat umum, swalayan maupun tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan lainnya," kata Kustini.
Ia berharap agar seluruh pihak kembali mengintensifkan koordinasi agar penerapan kebijakan PPKM Mikro lebih optimal. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi lagi klaster dari kegiatan hajatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. "Laporan harus dilakukan secara periodik dan dijadikan bahan evaluasi untuk mengantisipasi pelanggaran protokol kesehatan," katanya.
BACA JUGA : Muncul Klaster Takziah, Puluhan Warga Isolasi Mandiri
Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo melaporkan kondisi umum kasus Covid-19 per 30 Maret 2021 di mana kasus terkonfirmasi positif sebanyak 11.946, pasien sembuh 10.570 kasus, pasien meninggal 327 kasus. "Kasus pasien meninggal dunia ini cukup tinggi mencapai 2,73%," katanya.
Bahkan, lanjut Joko, dalam sepekan terakhir sejak 25 Maret terjadi penambahan 349 kasus positif. Penambahan kasus tersebut berasal dari klaster takziah di dua titik lokasi. Meliputi Padukuhan Blekik, Sardonoharjo, Ngaglik (ada 53 kasus) dan Padukuhan Plalangan, Pandowoharjo, Sleman (ada 36 kasus).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.