Bantul Tambah 7 Desa Budaya di 2021

Penampilan dari salah satu desa budaya dalam Pentas Desa Budaya Selasa Wagen 2020 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Jogja. - Harian Jogja/Sunartono
28 September 2021 10:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul menyatakan ada 7 kalurahan yang ditetapkan sebagai desa budaya pada 2021. Dengan tambahan 7 kalurahan, maka saat ini ada 12 kalurahan yang masuk dalam desa budaya.

Adapun ketujuh kalurahan yang baru saja ditetapkan sebagai desa budaya adalah Srimulyo, Parangtritis, Sriharjo, Girirejo, Muntuk, Argorejo, dan kalurahan Sendangsari.

Kepala Disbud Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengungkapkan awalnya pihaknya mengajukan sembilan kalurahan sebagai desa budaya pada 2021. Namun dalam perkembangannya, hanya tujuh kalurahan yang masuk dalam daftar desa budaya pada tahun ini.

BACA JUGA : 8 Desa Budaya Tampil dalam Selasa Wagen

“Yang ditetapkan ada 7 dari sembilan yang kami ajukan. jadi sekarang total ada 12 kalurahan yang masuk dalam daftar desa budaya,” katanya, Senin (27/9/2021).

Menurut Nugroho ke-12 kalurahan yang saat ini menjadi desa budaya adalah Mulyodadi, Trimurti, Srigading, Dlingo, Triwidadi, Seloharjo, Selopamioro, Sitimulyo,  Sabdodadi, Gilangharjo, Bangunjiwo, dan Desa Panggungharjo.

Nugroho mengungkapkan dengan adanya penetapan desa budaya. maka ada perubahan arah pengembangan potensi budaya masing-masing kalurahan yang ditetapkan menjadi desa budaya.

“Salah satunya adalah mengembangkan budaya setempat," jelasnya.

BACA JUGA : Desa Budaya Dibina hingga Mandiri 

Terkait dengan alokasi dana keistimewaan (Danais) untuk desa budaya, Nugroho menyatakan tidak sama desa satu dengan yang lain. “Karena semua harus disesuaikan dengan program yang dilaksanakan,” paparnya.