PDAM Tirtamarta Jogja Targetkan Pengerjaan Galian Selesai Desember

Pengendara melintas di sekitar proyek galian pipa di Jalan C. Simanjuntak, Gondomanan, Jogja, Selasa (16/11/2021)./Harian Jogja - Sirojul Khafid
17 November 2021 10:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-PDAM Tirtamarta Jogja menargetkan proyek galian pipa di sejumlah ruas jalan di Jogja selesai pertengahan Desember 2021. Di beberapa ruas jalan seperti Jalan C. Simanjuntak dan Jalan Mas Suharto terlihat galian di posisi tengah jalan belum tertutup aspal. Sebagian masih proses cor beton.

Menurut Direktur Utama PDAM Tirtamarta Jogja, Majiya, memang perlu proses pengerasan cor beton di beberapa ruas jalan proyek galian pipa. Sehingga masih ada perbandingan empat sentimeter dengan aspal di sekitarnya. Setelah cor beton dirasa cukup keras, maka proses pengaspalan yang membuat jalan raya kembali rata akan dilakukan.

"Jadi masih ada perbedaan ketinggian sekitar empat sentimeter antara cor beton dengan aspal. Nantinya beda tinggi itu yang akan diaspal ulang dengan kualitas aspal yang sama baiknya dengan aspal lama," kata Mujiya, Selasa (17/11/2021).

Selain Jalan C. Simanjuntak hingga Kentungan yang masih dalam proses penggantian pipa, adapula dari IPAL Gemawang sampai Selokan Mataram yang masih proses pengerasan cor beton. Sementara itu, ruas jalan yang sudah selesai diaspal seperti di Jalan Patangpuluhan, Wirobrajan, dan Tamansari. Pengaspalan di jalan tersebut selesai pekan lalu.

Baca juga: Serikat Pekerja Desak Gubernur Gunakan Hak Diskresi Naikan UMP 2022

"Pada hari ini [Selasa (16/11/2021)], kami melakukan pengaspalan di bekas galian pipa di Jalan Mas Suharto,” kata Mujiya. "Bukan kami membiarkan proyek terbengkalai dan jalan tidak diaspal ulang, tetapi karena pengerasan cor beton membutuhkan waktu sekitar empat pekan."

Untuk mengingatkan pengguna jalan berhati-hati, PDAM Tirtamarta Jogja memasang papan informasi dan penanda. Pengerjaan proyek galian ini dirasakan mengganggu kegiatan berkendara beberapa masyarakat. Salah satu warga di Jalan Mas Suharto, Winarno mengatakan sudah ada sepuluh pengguna jalan yang terjatuh akibat galian pipa. Sepuluh pengguna jalan tersebut mayoritas pesepeda motor.

Jalan yang terkena galian pipa memang sudah dicor, namun belum diaspal hingga lebih dari tiga pekan. "Semoga bisa segera diaspal kembali sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjatuh atau celaka," kata Winarno.

Pengendara lain, Angga, merasakan selisih antara cor beton dari galian pipa dengan aspal mempersulit aktivitasnya di jalan raya. “Galian [di Jalan C. Simanjuntak] ini kan di tengah-tengah, jadi kalau mau nyalip atau pindah ruas jadi susah, bahkan bisa bahaya,” kata Angga.