Pemain Jatilan di Kulonprogo Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Tidak hanya lansia, penyandang disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), upaya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh BIN Kulonprogo juga menyasar pelaku seni Jathilan di wilayah kalurahan Cerme, kapanewon Panjatan, Kulonprogo pada Kamis (9/12/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
10 Desember 2021 11:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Tidak hanya lansia, penyandang disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), upaya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh BIN Kulonprogo juga menyasar pelaku seni Jathilan di wilayah kalurahan Cerme, kapanewon Panjatan, Kulonprogo.

Koordinator Vaksinasi Covid-19 BIN Kulonprogo, Wuri Atmaja, mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di kalurahan Cerme, kapanewon Panjatan, Kulonprogo pada Kamis (9/12/2021) bekerjasama dengan Puskesmas Panjatan I.

"Untuk di Kalurahan Cerme sasarannya sekitar 150 dosis tahap pertama dan 240 dosis tahap kedua. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bekerjasama dengan Puskesmas Panjatan I. Kami menyasar lansia dan pelaku seni yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19," kata Wuri pada Kamis (9/12/2021).

Dikatakan Wuri, upaya vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di kalurahan Cerme, kapanewon Panjatan, Kulonprogo, merupakan langkah BIN Kulonprogo untuk mendorong terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity di wilayah Kulonprogo.

Baca juga: Parah! Guru Pesantren di Jabar Tak Cuma Perkosa 12 Siswi, Tapi Juga Gelapkan Dana Bantuan

"Selain itu, kita juga mendorong agar capaian vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo pada akhir tahun nanti mampu mencapai 100 persen. Kita terus mendorong masyarakat agar terus menerapkan protokol Covid-19 untuk mengantisipasi virus varian baru seperti Omicron," kata Wuri.

Sementara itu, Dukuh VIII, kalurahan Cerme, kapanewon Panjatan, Kulonprogo, Suyanto, mengatakan upaya BIN Kulonprogo melakukan vaksinasi Covid-19 selaras dengan upaya pedukuhan dalam mendorong capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah setempat.

"Ketika pelaku seni Jathilan ini ikut menerima vaksin Covid-19, otomatis kan pagelaran bisa digelar kembali ya. Pelaku seni Jathilan di wilayah kami sekitar 25 orang. Wilayah kami capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai di atas 80 persen," terang Suyanto.