Advertisement

Taman Pintar Jogja Fasilitasi Perempuan Mengenal Dunia Sains Sejak Dini

Yosef Leon
Rabu, 10 Agustus 2022 - 07:17 WIB
Sirojul Khafid
Taman Pintar Jogja Fasilitasi Perempuan Mengenal Dunia Sains Sejak Dini Suasana workshop dengan tema Perempuan Dalam Dunia Sains yang diselenggarakan di Science Theater Taman Pintar, Selasa (9/8/2022) - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Taman Pintar Jogja mengajak anak sekolah untuk mengenal dan berani menekuni dunia sains. Hal ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kontribusi perempuan di sektor itu. Dengan pengenalan sains sejak dini, anak usia sekolah diharapkan bisa menjadi generasi penerus dalam pengembangan dunia sains Indonesia.

Kepala Taman Pintar Kota Jogja, Retno Yuliani, mengatakan dorongan terlibatnya perempuan di dunia sains menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesetaraan gender. Menurut Retno, peran dan minat perempuan untuk berkarya di dunia sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) masih rendah.

Untuk itu pihaknya mengajak sejumlah murid perempuan pada jenjang SMP untuk ikut serta dalam workshop dengan tema “Perempuan Dalam Dunia Sains” yang diselenggarakan bekerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI). Pihaknya juga melibatkan Dr. Arba Pramundita yang merupakan seorang ilmuwan perempuan untuk memandu workshop itu.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Workshop ini diikuti 50 murid perempuan perwakilan dari SMP di Kota Jogja dan sekitarnya. Setiap sekolah mengirimkan dua orang perwakilan siswa," kata Retno, Selasa (9/8/2022).

Kepada peserta, dikenalkan materi seputar dunia sains dan pemutaran film animasi tentang ilmuwan perempuan yang terkenal, informasi peluang belajar di Prancis, dan Demo Sains. Diketahui, Dr. Arba Pramundita merupakan lulusan Universite Paul Sabatier (Toulouse-France) dan merupakan satu dari World Top 100 Medical and Health Sciences Scientist 2022 versi website Ad Scientific Index.

"Untuk meningkatkan peran perempuan di dunia sains diperlukan dukungan yang kuat bagi anak perempuan, untuk mau menekuni dunia ini, mulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya," tambah Retno.

Lewat kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak perempuan agar tertarik pada sains melalui tukar pendapat dan diskusi pengalaman dari role model di bidang sains.

Advertisement

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Puluhan Ribu Ton Pupuk Organik di Sragen Menghilang

News
| Selasa, 27 September 2022, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement