Advertisement

Kulonprogo Targetkan 2.050 Ton Hasil Perikanan Tangkap di 2023

Catur Dwi Janati
Selasa, 10 Januari 2023 - 10:47 WIB
Sunartono
Kulonprogo Targetkan 2.050 Ton Hasil Perikanan Tangkap di 2023 Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo menaikan target tangkapan ikan di tahun 2023. Perairan umum diharapkan menyumbang perolehan ikan paling banyak di sektor perikanan tangkap.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, DKP Kulonprogo, Raden Wakhid Purwosubiyantara menerangkan target produksi ikan perikanan tangkap di 2023 dipatok sebanyak 2050 ton. Dari angka tersebut, perairan umum masih menjadi sektor yang diproyeksikan paling banyak menyumbang tangkapan ikan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Gelombang Laut Tinggi, Kebutuhan Ikan Kulonprogo 

"Dari perairan umum, kaya mancing, menjala, jaring di perairan umum seperti sungai, Waduk Sermo. Soalnya kalau yang penangkapan di laut target kita sekitar 700 ton," terangnya dikutip pada Senin (9/1/2023).

Produksi ikan di Kulonprogo disokong hasil perikanan tangkap dan budidaya. Pada 2022 lalu produksi perikanan tangkap mencapai lebih dari 2000 ton, yang merupakan kalkulasi antara jumlah perikanan tangkap laut dan perikanan perairan umum (selokan, sungai dan waduk). Sementara sisanya disumbang oleh produksi perikanan budidaya.

"Pemenuhan yang banyak memang dari budidaya. Karena banyaknya masyarakat yang antusias sekarang untuk memelihara ikan," terang Wakhid.

Di 2022, target produksi perairan tangkap berhasil dipenuhi. Sehingga pada 2023, ada kenaikan target produksi dari sektor perikanan tangkap. "Targetnya di bawah jauh dari realisasi sebetulnya," lanjutnya.

Salah satu aspek yang diduga meningkatkan capaian produksi perikanan tangkap disinyalir Wakhid karena implementasi program Jogo KaliKu dan Sipatin. Pelepasan benih ikan melalui program-program itu membuat populasi ikan di perairan umum meningkat. 

BACA JUGA : Pemkab Kulonprogo Dorong Budidaya Perikanan

Untuk mencapai target tangkapan ikan di tahun 2023, DKP disebutkan Wakhid akan meluncurkan program magang nelayan untuk meregenerasi nelayan. Penambahan nelayan diharapkan mampu turut menambah jumlah tangkapan ikan. 

Selain itu bimbingan teknis laminasi atau penambalan kapal juga akan digelar pada 2023. Harapannya nelayan bisa melakukan laminasi kapal-kapal rusak secara mandiri, sehingga nelayan bisa melaut tanpa terkendala kapal yang rusak. Di sisi lain, program-program pelepasan benih akan tetap dimasifkan pada 2023 untuk menambah populasi ikan di perairan umum seperti sungai hingga waduk.

Banyaknya jumlah tangkapan ikan juga diiringi tingkat konsumsi ikan. Sebelumnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo, Trenggono Trimulyo menjelaskan jika tingkat konsumsi ikan masyarakat Kulonprogo pada 2022 berada di kisaran angka 28,28 kilogram per kapita per tahun. Jumlah ini disebutkan Trenggono mengalami kenaikan dari tahun 2021.

Usaha mendorong tingkat konsumsi ikan terus dilakukan, salah satunya melalui Gemar Ikan. Para pelajar juga tak luput dari program Gemar Ikan. Sosialisasi program knk menyasar anak SD di sejumlah wilayah Kulonprogo. "Jadi kita datang ke sekolah-sekolah, kita sosialisasikan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Simak! Cara Daftar KIP Kuliah 2023

News
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Traveloka Dorong Digitalisasi Pariwisata di DIY

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement