Nama AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Siapa Saja?
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Foto pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas di Gunung Merapi, Kamis (25/1/2024). - ist/BPPTKG
Harianjogja.com, KLATEN—Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas pada Senin (4/3/2024) sore. Merapi menyemburkan awan panas guguran yang menyebabkan hujan abu di sekitar kawasan lereng Merapi khususnya di wilayah Klaten.
Dari tiga desa di Kecamatan Kemalang yang masuk kawasan rawan bencana (KRB), hujan abu tipis terjadi di wilayah Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.
“Ada hujan abu tetapi hanya tipis dan tidak berpengaruh. [Hujan abu] Terutama di KRB III di Dukuh Canguk, Pajegan, dan Sumur. Di luar wilayah itu, sangat, sangat tipis,” kata Ketua Organisasi Pengurangan Risiko Bencana (OPRB) Tegalmulyo, Subur, saat dihubungi JIBI/Solopos, Senin.
BACA JUGA : Gunung Merapi Keluarkan 7 Kali Awan Panas dalam Kurun Waktu 30 Menit
Adapun di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, warga memastikan tidak ada dampak hujan abu akibat awan panas guguran dari Gunung Merapi. Di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, juga tidak ada dampak hujan abu dari beberapa kali luncuran awan panas guguran. “Tidak ada dampak hujan abu,” kata Kaur Perencanaan Desa Balerante, Jainu.
Ia juga memastikan warga tetap tenang dan aktivitas mereka normal seperti biasa. Beberapa warga keluar rumah untuk menonton awan panas guguran yang terlihat meluncur dari puncak Merapi menuju ke barat daya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Nur Tjahjono Suharto, menjelaskan TRC BPBD masih melakukan asesmen terkait ada atau tidaknya dampak dari beberapa kali awan panas guguran Merapi. “Untuk Tegalmulyo ada hujan abu tipis. Hanya berlangsung sebentar,” kata Nur.
Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu 30 menit antara pukul 16.03 WIB hingga 16.32 WIB. Jarak luncur antara 1.200 meter hingga 2.600 meter mengarah ke barat daya dengan arah angin ke timur.
BPPTKG mengimbau warga untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
BACA JUGA : BPPTKG Jelaskan Kondisi Gunung Merapi Usai 7 Kali Lontarkan Awan Panas Hari Ini
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Google meluncurkan Google Pics, platform desain dan edit gambar berbasis AI Nano Banana yang disiapkan untuk bersaing dengan Canva dan Adobe Express.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot Jogja memberi insentif bagi kader Posyandu yang selama ini membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur di IFA 2026 dengan kamera utama 200 MP, layar AMOLED 144Hz, baterai 6.500 mAh dan harga mulai Rp10,8 juta.
Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk 10 besar produsen emas dunia pada 2025 dengan produksi mencapai 104,2 ton.
ChatGPT, Claude, Grok hingga Gemini mengalami gangguan hampir bersamaan pada 3 September 2026. Sejumlah perusahaan AI masih menyelidiki penyebab insiden tersebu