Bekas Pasar Darurat Bakal Jadi Pasar Desa Playen

Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan bekas pasar darurat selama Pasar Playen diperbaiki, Senin (24/2/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
24 Februari 2020 23:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Desa (Pemdes) Playen, Kecamatan Playen, berencana menjadikan lokasi bekas Pasar Darurat Playen menjadi pasar desa. Tindak lanjut dari rencana ini Pemdes sudah berkirim surat ke Bupati untuk meminta hibah terkait dengan aset pasar darurat.

Kepala Desa Playen, Surahno, mengatakan selama proses pembangunan Pasar Playen, pedagang dipindah ke lokasi darurat yang menggunakan area lapangan Desa Playen. Setelah dua tahun dan pembangunan pasar selesai, para pedagang kembali ke lokasi lama di Pasar Playen. “Semua pedagang saat ini sudah pindah,” kata Surahno, Senin (24/2/2020).

Bekas lokasi pasar darurat saat ini tak terpakai. Pemdes Playen pun berencana memanfaatkan untuk pasar desa. “Pedagang yang belum tertampung di Pasar Playen nantinya bisa ditampung di pasar desa, toh lokasinya juga tidak terlalu jauh,” katanya.

Untuk pembangunan pasar desa ini Pemdes Playen mengajukan permintaan hibah aset ke Pemkab. “Surat sudah kami kirim dan secara informal diperbolehkan. Tapi untuk kepastian masih menunggu surat resminya,” katanya.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Ari Setiyawan, mengatakan rencana pembangunan pasar desa di bekas lokasi Pasar Darurat Playen sepenuhnya berada di kewenangan pemdes. Menurut dia, jajarannya sudah mendapatkan informasi terkait dengan pengajuan hibah aset yang digunakan di pasar darurat. “Tindaklanjutnya berada di bagian aset,” katanya.