Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melihat miniatur kawasan pusat kreativitas yang akan dibangun UGM, di Kantor Gubernur DIY, Senin (29/3/2021). /Harian Jogja- Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, DANUREJAN--UGM akan membangun kawasan pusat kreativitas di lahan bekas bangunan Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH). Kawasan ini untuk mengembangkan pendidikan kepemimpinan, kebudayaan dan kewirausahaan yang menjadi tempat meleburnya antara mahasiswa, masyarakat dan pelaku usaha.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, berharap kawasan yang akan dibangun UGM ini nantinya bisa menjadi perpaduan pendidikan kepemimpinan dan taman kebudayaan.
BACA JUGA : Sultan Bolehkan Kuliah Luring, Ini Respons UGM dan UNY
“Menjadi tempat aktivitas mahasiswa, bagaimana kita bicara leadership, kebudayaan, diintegrasikan jadi satu. Kami ingin bagaimana mahasiswa kalau kuliah ora terus mulih [tidak langsung pulang], bisa diskusi, ngobrol, di tempat itu, suasana bisa dibangun,” katanya usai menerima kunjungan Rektor UGM Panut Mulyono di Kompleks Kepatihan, Senin (29/3/2021).
Di kawasan tersebut juga bisa menjadi tempat dialog antara mahasiswa dan dosen, dengan suasana yang lebih santai. “Entah sesama mahasiswa, dengan dosen, tidak mesti di ruangan, sambil duduk minum kopi. Bagaimana dialog dalam mencapai pengalaman pemikiran perlu dilatih,” ujarnya.
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono, menjelaskan kawasan pusat kreativitas ini akan menempati lahan seluas 4 hektar dengan komposisi bangunan 60%. “Memadukan pendidikan kepemimpinan, kewirausahaan, kebudayaan dalam satu kawasan,” ujarnya.
Panut telah meminta masukan Gubernu DIY terkait rencana pembangunan kawasan ini. “Tadi saran dan masukan sudah kami terima untuk penyempurnaan desain yang harapanya nanti bisa segera finalisasi DED [detail engineering design], dan pelelangan” katanya.
BACA JUGA : 3 Bupati Dilantik, Ini Saran Pakar UGM Terkait Prioritas
Ia memastikan kawasan tersebut tidak eksklusif untuk civitas akademika UGM saja, melainkan bisa diakses masyarakat umum. “Publik bisa masuk, angkringan, berbagai tempat olahraga, jogging track boleh ada di situ,” kata dia.
Kawasan ini diharapkan dapat menambah satu bangunan ikonik sebagai tempat meleburnya mahasiswa, masyarakat, pelaku usaha, juga menjadi temapt pertemuan mahasiswa dengan perusahaan yang mencari tenaga ahli lulusan UGM.
Saat ini bangunan PKKH telah diratakan dan ditutup dengan seng. Pembangunan kawasan pusat kreativitas ini akan berjalan multi years, yang akan dimulai pada tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.