Advertisement
Sultan Bolehkan Salat Tarawih Berjemaah di Masjid, Asal....
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X membolehkan masyarakat muslim untuk menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kalau saya punya harapan bagi yang melaksanakan ibadah pusa silahkan tapi bagaimana pun tetap penuhi 5M. Itu saja dasarnya itu 5M. Tarawih di masjid silahkan asal 5M dilakukan,” kata Sultan di Kepatihan, Selasa (6/4/2021).
Advertisement
Protokol kesehatan 5M adalah mencuci tangan dengan sabun dana air mengalir, mengenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Sultan mengaku tidak bisa mengatur masyarakat satu persatu di wilayah. Sultan berharap masyarakat yang membuat aturan sendiri protokol kesehatan.
“Jangan sampai masyarakat korban kebijakan, masyarakat biar jadikan subjek berproses sendiri saling mengingatkan jangan jadi korban kebijakan,” kata Sultan.
BACA JUGA: Gugat AD/ART, Moeldoko Cs Minta AHY Cs Bayar Rp100 Miliar
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji juga mengatakan ibadah salat di masjid selama Ramadan tetap dibolehkan dengan protokol kesehatan dan menjaga kapasitas maksimal 50% dari total kapasitas rumah ibadah.
“Jangan lebih 50 persen dari kapasitas karena kerumunan bisa jadi penularan apalagi tarawih digunakan sebulan penuh. Manfaatkan ibadah tapi cukup 50 persen, tidak usah lama-lama,” ujar Aji.
Bukan hanya di zona hijau, Aji juga membolehkan ibadah tarawih di masjid di wilayah zona merah penularan Covid-19 asalkan jumlahnya adalah 25% dari total kapasitas isi masjid. Untuk yang positif Covid-19, dia menyarankan agar tdak perlu berangkat ke masjid, melainkan beribadah di rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembunuhan Ibu di Ponorogo, Polisi Buru Anak Korban hingga Gunungkidul
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- Bawa Celurit Seusai Cekcok Laka Lantas, Dua Pemuda Ditangkap
- Keraton Jogja Beri Serat Palilah Pemanfaatan Tanah SG di Turgo Sleman
- Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Mulai Dijual, Ini Jadwal dan Tipsnya
- Kulonprogo Siapkan Open Trip Terintegrasi dari YIA hingga Borobudur
- Biopori Jumbo Tekan Sampah Organik di Cokrodiningratan
Advertisement
Advertisement



