Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi pengunjung melintas didepan mesin anjungan tunai mandiri (ATM)./Bisnis Indonesia-Endang Muchtar
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), menyusul telah ditemukan sedikitnya dua warga Bantul yang menjadi korban kasus pencurian modus ganjal ATM di wilayah Bumi Projotamansari. Adapun kerugian dari dua kasus pencurian tersebut tercarat hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan, untuk mengantisipasi kasus pencurian modus ganjal ATM, pihak Polres mengimbau kepada masyarakat saat memasukkan PIN ATM agar posisi tombol tidak terlihat oleh camera CCTV atau orang lain yang berada di sekitar ATM. Selain itu, masyarakat juga harus mengecek lubang keluarnya kartu ATM, jika kartu tersangkut di mesin ATM.
BACA JUGA : Pencurian Bermodus Ganjal ATM Muncul Lagi di Bantul
“Cek kondisi lubang tempat memasukkan kartu tersebut apakah ada benda yang mengganjal atau tidak. Dan jangan meminta bantuan kepada orang yang bukan petugas resmi. Masyarakat bisa memanggil atau meminta bantuan satpam yang berpakaian dinas yang ada di sekitar lokasi," kata Jeffry, Selasa (6/2/2024).
Lebih lanjut Jeffry mengungkapkan, dua kejadian kasus pencurian modus ganjal ATM yang terjadi di Bantul tersebut terjadi pada Sabtu (3/2/2024) sekitar pukul 09.00 WIB dan pukul 10.00 WIB di sebuah ATM di Pandak, Bantul.
Untuk kasus pertama yang terjadi pada pukul 09.00 WIB, menimpa RD, 31, warga Pajangan, Bantul di sebuah ATM di Pandak, Bantul. Saat itu, korban hendak mengambil uang tapi setelah uang terambil, kartu ATM korban tidak bisa keluar.
“Dalam perkembangannya, ada orang yang menawarkan bantuan dan menyarankan agar korban kembali memasukan nomor pin ATM. Akan tetapi, hal itu tidak membuahkan hasil. Saar di-cancel kartu ATM tetap tidak keluar,” kata Jeffry.
Korban pun pulang ke rumah, dan baru sadar jika uang direkeningnya berkurang Rp10,2 juta. Setelah itu, korban pun melaporkan kejadian itu ke Polres Bantul. Untuk kejadian pada pukul 10.00 WIB, meninpa T, 31, warga Sukoharjo, Jawa Tengah yang mengambil uang senilai Rp1 juta di ATM di Pandak, Bantul.
“Usai menarik uang, ATM korban tidak mau keluar. Kemudian korban bertanya kepada seorang pria yang tidak dikenal, dan sama orang itu diarahkan untuk menyebutkan nomor PIN korban. Namun kartu ATM korban tetap tidak bisa keluar, dan pria itu bilang kartu ATM sudah diblokir," katanya.
Setelah itu, korban pergi meninggalkan lokasi kejadian. Kemudian pada, Senin (5/2/2024) sekitar pukul 08.00 WIB korban datang ke Bank dan ternyata dari keterangan Customer Service (CS) telah terjadi penarikan uang senilai Rp13,5 juta dari rekening korban.
“Korban langsung melaporkannya ke Polsek Pandak. Saat ini kami tengah menyelidiki kasus tersebut,” ungkap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.