Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Taman Pintar./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kunjungan Taman Pintar Yogyakarta terus meningkat pascapandemi 2020 lalu. Pada 2024 ini, pengelola Taman Pintar menargetkan sebanyak 800.000 pengunjung dengan pendapatan Rp13,5 miliar.
Kepala Taman Pintar Yogyakarta, Retno Yuliani, menjelaskan sebelum pandemi, pengunjung Taman Pintar mencapai 1 juta per tahun. Kemudian mulai pandemi turun drastis hingga di angka 130.000 pengunjung saja pada 2021. “Tahun ini trennya sudah kembali,” katanya, Senin (19/2/2024).
Peningkatan pengunjung terlihat mulai terjadi pada 2022 dengan jumlah 700.000 pengunjung, 2023 hampir 800.000 pengunjung. “Tahun ini targetnya masih 800.000 pengunjung. Peak season-nya biasanya awal tahun, akhir tahun dan di bulan Juni-Juli liburan sekolah. Pas puasa turun, pas lebaran naik lagi,” katanya.
Pada 2023, dengan kunjungan hampir di angka 800.000, pendapatan yang masuk telah melampaui target yakni sebesar Rp13,5 miliar dari yang ditargetkan Rp12,5 miliar. Adapun target pendapatan tahun ini naik dari tahun sebelumnya, yakni Rp13,5 miliar.
“Pendapatan Taman Pintar itu tidak hanya dari tiket pengunjung, tetapi juga kami menyewakan area komersial. Kadang playground itu sering disewa untuk acara-acara seperti pameran, gedung ruang rapatnya disewa,” ungkapnya.
Baca Juga
Taman Pintar Perkuat Sains dan Budaya
Akhir Tahun, Taman Pintar Kejar Target 30 Ribu Kunjungan Wisatawan
Puluhan Anak Cerita Pengalamannya di Taman Pintar Jogja
Pada tahun ini pula, akan ada pengembangan salah satu zona di Taman Pintar. Namun karena detail engineering design (DED) belum jadi 100%, ia belum menyampaikan detail pengembangan ini. “Inovasi kan memang harus dituntut selalu ada, apalagi kita adalah layanan wisata edukasi, kita juga ada pegenbangan zona yang signifikan. Rencananya pertengahan maret akan kita lelangkan,” ungkapnya.
Di samping itu, pengelola juga perlu melakukan perawatan berbagai wahana secara lebih intens. Hal ini dikarenakan jumlah kunjungan yang banyak sehingga membuat wahana edukasi di Taman Pintar kerap bermasalah jika tidak dipantau rutin.
“Dengan banyaknya pengunjung, taman pintar ini sehari bisa 2000-an pengunjung. Taman Pintar ini kan berbasis IT, karena memang dipakai oleh banyak orang, di zona play ground misalnya ada dinding berdendang, ada alat seperti genting yang di dinding di pukul, biarpun kita ganti tiap hari tapi kalau anak-anak ini mukul terlalu bersemangat nanti bakal bolong juga,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pemkab Sleman belum bisa menata kawasan kumuh yang berdiri di atas tanah kas desa. Status lahan harus diubah menjadi Sultan Ground terlebih dahulu.
Brasil menjadi juara Grup C Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Skotlandia 3-0. Maroko juga lolos ke babak 32 besar usai menang 4-2 atas Haiti.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.