Advertisement

Viral di Media Sosial, Gelandangan di Pelengkung Gading Dibawa ke Camp Assesment Dinsos DIY

Lugas Subarkah
Selasa, 16 April 2024 - 16:27 WIB
Maya Herawati
Viral di Media Sosial, Gelandangan di Pelengkung Gading Dibawa ke Camp Assesment Dinsos DIY Petugas membawa seorang gelandangan dari Plengkung Gading Jogja ke Camp Assesment Dinas Sosial DIY, Senin (15/4 - 2024). / ist Satpol PP Kota Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Gelandangan yang kerap ditemukan tidur di dalam Plengkung Gading, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dibawa oleh Satpol PP Kota Jogja ke Camp Assesment Dinas Sosial DIY. Sebelumnya keberadaannya di Plengkung Gading sempat beredar luas di media sosial.

Kasi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Jogja, Yudha Bangun Pamungkas, menjelaskan gelandangan tersebut telah ditertibkan pada Senin (15/4/2024) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika sedang tidur di dalam Plengkung Gading.

Advertisement

“Dapat info dari media sosial, juga ada aduan warga yang mana gelandangan itu menempati di dalam Pelengkung Gadingnya itu. Akses jalan jadi terganggu karena dia menggelar beberapa peralatannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/4/2024).

Gelandangan tersebut adalah seorang nenek berinisial WJ, yang diduga memiliki gangguan jiwa. Karena kondisi tersebut, WJ pun sulit diajak berkomunikasi. “Yang bersangkutan seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sulit komunikasi. Asal Sewon menurut Camp Assessment,” kata dia.

BACA JUGA: Empat Tahun Ditiadakan karena Covid-19, Open House Lebaran Sultan HB X Hari Ini Dihadiri Ribuan Orang

Menurutnya, keberadaan WJ di Pelengkung Gading tersebut sudah beberapa kali dilaporkan, namun ketika petugas mendatangi, gelandangan tersebut tidak ada di lokasi. WJ juga tidak setiap hari berada di Pelengkung Gading. “Tidak setiap hari di situ, kadang ada kadang tidak,” ungkapnya.

Selain mengganggu pengguna jalan, kebiasaan WJ tidur di dalam Pelengkung Gading tersebut juga dapat membahayakan dirinya sendiri karena ramainya kendaraan yang melintas. “Itu bahaya, pada saat rame dia malah kena apa, kita malah khawatir,” katanya.

Sebelumnya, gelandangan ini telah terpantau pada 25 Maret 2024 lalu dan videonya diunggah di media sosial oleh akun Merapi Uncover. Waktu itu Satpol PP Kota Jogja sudah mendatangi dan memantau di sekitar lokasi namun tidak menemukan keberadaannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Sebut 92.000 Jemaah Calon Haji Tiba di Arab Saudi, 8 Calhaj Wafat

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 01:37 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement