Jelang Musda, Golkar Kota Jogja Pastikan Internal Partai Tetap Solid

Sejumlah pengurus Partai Golkar Kota Jogja. - Harian Jogja/Sunartono.
27 Agustus 2020 05:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DPD II Partai Golkar Kota Jogja menegaskan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X untuk memilih pemimpin DPD II yang baru akan berlangsung kondusif meski beberapa waktu lalu sempat muncul pengakuan pemecatan 12 pemimpin kecamatan (PK). Internal partai diklaim masih solid. Proses Musda ini telah memasuki pembukaan pendaftaran calon kontestan mulai Kamis (27/8/2020) hingga Jumat (28/8/2020).

Ketua DPD II Golkar Kota Jogja Augus Nur menegaskan jelang Musda yang akan digelar pada Minggu (30/8/2020) persoalan terkait protes beberapa mantan PK telah terselesaikan. Ia memastikan partainya tetap solid dan meyakini pelaksanaan Musda akan berlangsung kondusif dan tanpa ada konflik karena semua pihak di internalnya sudah saling memahami.

BACA JUGA : Sah! Golkar Usung Sunaryanta-Heri Susanto sebagai Cabup

“Setelah kami sampaikan beberapa klarifikasi, tidak ada lagi persoalan, jadi selesai masalahnya karena kami sama-sama memahami dan memiliki tujuan untuk bersama membesarkan partai Golkar. Jadi tidak ada istilah ancaman atau lainnya, tidak ada persoalan lagi, Golkar itu egaliter,” katanya Rabu (26/8/2020).

Ia menambahkan panitia Musda membuka pendaftaran selama dua hari bagi calon yang akan mengajukan diri untuk dipilih sebagai ketua DPD II Golkar Kota Jogja. Sejumlah persyaratan penting untuk bisa ikut sebagai kontestan antara lain mendapatkan dukungan 30% dari pemegang hak suara serta aktif sebagai pengurus partai minimal satu periode kepengurusan.

Augus mengaku hingga Rabu (26/8/2020) belum mengetahui kader yang akan maju sebagai calon ketua DPD I Golkar Kota Jogja. Soal mekanisme pemilihan sangat tergantung dengan jumlah kontestan. Jika hanya satu orang bisa saja aklamasi, namun apabila lebih dari satu memungkinkan untuk pemungutan suara. Ia memastikan Musda kali ini harus muncul kader baru sebagai pemimpin karena dirinya telah menjabat selama dua periode dan tidak bisa mencalonkan kembali.

BACA JUGA : 12 PK Golkar Kota Jogja Mengaku Diberhentikan dari

“Kami belum tahu siapa yang akan mencalonkan karena baru dibuka pendaftaran, setelah ada yang mendaftar baru diketahui. Tetapi banyak kader yang mumpuni, siapa pun yang nanti akan memimpin harus kami dukung, kami akan tetap solid untuk persiapan ke Pemilu 2024,” ucapnya.