Ini Alasan Calon Kepala Desa Tak Setuju Jika Pilkades Diundur Lagi

Ilustrasi. - Freepik
23 September 2020 06:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Salah satu calon kepala desa di Desa Bangunjiwo,  Kecamatan Kasihan,  Bantul,  Pardja tidak sepakat jika pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Bantul diundur lagi.  Ia meminta pilkades tetap sesuai jadwal 27 Desember dengan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

"Kalau menurut saya pilkades tetap dilanjut sesuai jadwal dan tetap dengan protokol kesehatan yang sungguh-sungguh," kata Pardja, Selasa (22/9/2020).

BACA JUGA : Resmi Diputuskan! Pilkades Sleman Digelar 20 Desember

Alasan Pardja agar pilkades tetap sesuai jadwal karena desa butuh kepala desa definitif.  Sebab pejabat sementara atau Pjs kepala desa tidak memiliki kewenangan yang leluasa dalam menentukan arah kebijakan dan anggaran pemerintahan desa karena tidak memiliki visi misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Selain itu Pjs dinilai kurang memahami wilayah desa. Mantan kepala desa Bangunjiwo ini mencontohkan di desanya saat ini sudah berganti dua kali Pjs sejak masa jabatan dia habis pada Juni 2019 lalu.  Pjs yang sekarang juga akan memasuki usia pensiun pada 30 September sehingga Pemkab harus memilih Pjs lagi sampai adanya kepala desa definitif. 

BACA JUGA : Dampak Pilkada Diundur, Bantul Bakal Jadwal Ulang

Sementara pilkades baru akan digelar ada 27 Desember nanti. "Padahal Pjs itu idealnya kurang dari setahun jabatannya. Ini sudah sampai lebih dari 1,5 tahun.  Sebetulnya kurang bagus jika Pjs terlalu lama," ucap Pardja.

Sekedar diketahui, dalam pilkades Bangunjiwo hanya ada dua calon,  yakni Pardja sendiri dan Deny Fajar Sulistyo.  Keduanya merupakan bapak dan anak yang tinggal serumah di RT07 Kalibatok, Bangunjiwo. Pardja mengaku terpaksa melawan anaknya sendiri karena tidak ada calon yang mendaftar.  Sementara jika tidak ada lawan,  maka pilkades harus diundur tahun depan sehingga masyarakat yang dirugikan karena tidak ada kepala desa definitif.