Gagal Jadi Bupati Bantul, Suharsono Akan Fokus Momong Cucu

Calon bupati Bantul Suharsono dan istrinya, Erna Suharsono melakukan pencoblosan di TPS 55, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Rabu (9/12/2020) pagi. - Harian Jogja/Jumali
10 Desember 2020 12:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Calon bupati Bantul Suharsono resmi mengucapkan selamat atas kemenangan dari pasangan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo pada Pilkada 2020.

Suharsono mengaku akan lebih banyak waktu untuk keluarga dan cucu, usai tak lagi terpilih menjadi bupati Bantul.

“Mohon maaf atas segala ucapan dan tindakan saya yang tidak berkenan kepada seluruh masyarakat Bantul. Saya akan selesaikan tugas saya sampai dengan pelantikan bupati baru. Dan waktu saya akan banyak untuk keluarga, momong cucu. Selamat kepada mas Halim dan Mas Joko,” tulis Suharsono melalui akun instagram pada Rabu (9/12/2020) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bantul Bertambah 34 Orang

Lebih lanjut Suharsono mengungkapkan, jika selama ini mengemban amanah rakyat menjadi Bupati di Bantul tidaklah mudah. Ia bahkan mengibaratkan dirinya menjadi sopir bus dengan banyak penumpang melalui jalan berliku tanjakan dan turunan curam serta jalan berlubang.

“Manusia dengan seribu wajah nampak sulit dikenali dan banyak ditemui. Secara pribadi dan mewakili keluarga, saya memohon maaf atas segala kesalahan dan banyak kekurangan selama memimpin Bantul,” paparnya.

Sebelumnya, pasangan Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo menyampaikan pidato kemenangan di Rumah Budaya Tembi, Sewon. Halim menyatakan sudah tidak ada lagi dikotomi perbedaan yang lahir karena perbedaan pilihan.

Halim menyatakan tidak ada lagi kubu-kubuan. Tidak ada lagi paslon kosong satu maupun kosong dua. Tidak ada lagi kubu batik maupun kubu putih.

Baca juga: Covid-19 di DIY Belum Stabil, Kampus Ini Siapkan Kombinasi Tatap Muka & Online

“Kita harus memahami Bantul milik bersama yang harus dibangun dengan bersinergi dengan seluruh lapisan masayrakat,” katanya.

Sementara berdasarkan laman KPU, hingga Kamis (10/12/2020) pagi, dari 702 TPS dari 8.086 suara, pasangan Halim-Joko unggul 57,3 persen (99.270), sedangkan pasangan Suharsono-Totok, memperoleh 73.887 suara atau sekitar 42,7 persen.