Ini Akses Jalan Menuju Tempat Parkir Menara Kopi Kotabaru Jogja
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus demam berdarah dengue (DBD) tahun ini diperkirakan naik. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Setyarini Hestu Lestari menjelaskan hingga Mei kasus DBD di DIY tercatat ada 1.215. Sedangkan untuk Juni masih dalam proses kompilasi dari kabupaten dan kota.
“Jumlah kematian di tahun ini hingga Mei ada enam kasus untuk seluruh DIY, sementara tahun lalu angkanya ada 12 kasus,” katanya Rabu (6/7/2022).
BACA JUGA: ORI DIY Kebanjiran Keluhan soal Jual-Beli Seragam di Sekolah Selama PPDB Tahun Ini
Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN dan melakukan 3M plus menimbun mengubur dan melakukan daur ulang barang bekas.
Selain itu dia berharap masyarakat meningkatkan kesadaran di setiap rumah untuk melakukan pembersihan potensi tempat perindukan nyamuk seperti keberadaan kaleng dan botol yang dapat menyimpan air.
“Harapan kami ke depan ada gerakan satu rumah satu jumantik jadi satu rumah ada juru pemantau jentik. Kalau kemudian masyarakat bertanggung jawab atas itu maka nyamuk berkurang atau bahkan tidak ada. Sehingga ada harapan orang tidak membawa bibit penyakit DBD,” katanya.
Dibandingkan dengan tahun lalu, imbuh dia, angka kasus DBD hingga Mei tahun ini sudah tergolong tinggi. Sehingga diperkirakan kasus pada 2022 ini meningkat dibandingkan 2021 silam. “Memang ada kemungkinan untuk naik,” katanya.
Penyebab tingginya angka DBD ini ada banyak faktor, mulai dari cuaca terutama setelah hujan kemudian panas. Kondisi ini paling disukai nyamuk. Akan tetapi bisa jadi masyarakat lupa tidak melakukan PSN dan 3M Plus dengan baik. Selain itu mobilitas penduduk yang membawa bibit DBD juga memungkinkan terjadinya penularan.
“Ketika ada virus dengue dalam tubuh seseorang kemudian ada nyamuk itu memungkinkan terjadinya penularan. Oleh karena itu ketika virusnya ada, nyamuknya ada maka harus meminimalisasi tempat perindukan nyamuk,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.