Advertisement

JJLS Mulai Dipadati Orang Setelah Subuh, Petugas Tingkatkan Razia

Catur Dwi Janati
Minggu, 03 April 2022 - 19:17 WIB
Arief Junianto
JJLS Mulai Dipadati Orang Setelah Subuh, Petugas Tingkatkan Razia Tim gabungan Satpol PP dan Polres Bantul membubarkan kerumunan di kawasan JJLS, Minggu (3/4). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Setelah lumayan lengang pada Ramadan tahun lalu, area Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) pada Ramadan kali ini kembali dipadati masyarakat setiap bakda Subuh.

Demi mencegah penularan Covid-19, tim gabungan Polres Bantul dan Satpol PP Bantul segera bertindak cepat membubarkan kerumunan di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Ketua RT di Bantul Wajib Data Para Pemudik

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menjelaskan bila kerumunan JJLS pada Ramadan tahun ini kembali terjadi. Di hari pertama Ramadan, banyak warga yang sekedar lalu lalang hingga terindikasi trek-trekan di area JJLS.

"Tadi padi [Minggu, 3/4/2022] pukul 04.00 WIB kami laksanakan apel di sana untuk memantau aktivitas di JJLS dan ternyata luar biasa [keramaiannya]," kata Yulius, Minggu.

"Banyak yang tidak memakai masker, adanya beberapa pelanggaran lalu lintas dan sebagainya," tambah Yulius.

Saat dipantau, ativitas lalu lalang atau sekedar jalan-jalan masih mendominasi di kawasan JJLS. Kendati demikian sejumlah kegiatan trek-trekan (balap liar) juga terindikasi digelar di sana.

"Untuk trek trekan sudah ada tapi masih lebih banyak kepada lalu lalang dan lalu lintas yang memadati JJLS. Tetapi juga sudah ada penggunaan knalpot-knalpot yang tidak sesuai dengan standar. Ini juga ditertibkan oleh polisi," kata dia.

BACA JUGA: Rencanakan Vaksinasi di Posko Mudik, Dinkes Bantul Kaji Kesiapan SDM

Advertisement

Masyarakat yang kedapatan berkerumun pun diurai. Di sisi lain warga yang tidak mengindahkan prokes seperti abai dalam pengenaan masker pun diberikan edukasi.

"Kami berusaha mengurai karena ada beberapa titik yang menjadi pusat kerumunan dan banyak yang tidak mengenakan masker," tegasnya.

Kerumunan tersebut, kata Yulius, sangat mungkin tetap terjadi hingga pekan-pekan selanjutnya selama Ramadan. Itulah sebabnya, kegiatan penertiban pun akan diperkuat.

Advertisement

"Kami pun juga tidak menutup kemungikanan akan menegakkan aturan penerapan prokes," tegasnya.

BACA JUGA: Budayakan Membaca, Pria Ini Sediakan Perpustakaan untuk Warga

Selain itu, imbuh Yulius, pihaknya juga akan melayangkan surat kepada masing-masing lurah untuk mengaktifkan lagi keberadaan petugas linmas di masing-masing kalurahan.

“Tujuannya agar patroli kewilayahan dapat diagendakan yang tugasnya unruk dapat memantau pelanggaran tantribum [ketentraman dan ketertiban umum] maupun pelaksanaan prokes selama Ramadan.”

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jokowi Geram Indonesia Terus Impor Aspal

News
| Jum'at, 30 September 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement