OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilkada Serentak 2024 di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul, Sabtu (21/9/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Bantul 2024, sebanyak 745.992 pemilih. Jumlah DPT tersebut lebih banyak dibandingkan DPT pada Pemilu 2024 yang mencapai 742.074 pemilih.
"Artinya ada penambahan sebanyak 3.918 pemilih pada Pilkada kali ini dibandingkan pada Pemilu 2024. Dari 745.992 pemilih, terdiri dari 365.457 laki-laki dan 380.535 perempuan. Jumlah TPS kita ada 1486 dan satu TPS lokasi khusus di Rutan Kelas II B Pajangan," kata Ketua KPU Bantul Joko Santosa usai Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilkada Serentak 2024 di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul, Sabtu (21/9/2024).
BACA JUGA: Tiga Paslon Peserta Pilkada Bantul Akan Tampilkan Pawai Budaya saat Pengundian Nomor Urut
Menurut Joko, penambahan DPT tersebut karena ada pemilih baru, yang terdiri dari pemilih pemula dan pemilih baru yang masuk ke Kabupaten Bantul. Sementara untuk kapanewon yang paling banyak pemilihnya ada di Kapanewon Banguntapan dengan 87.114 pemilih yang akan dilayani 175 TPS.
Selain itu ada Kapanewon Kasihan dengan 82.576 pemilih yang akan dilayani 165 TPS dan Sewon dengan 78.203 pemilih yang akan dilayani dengan 156 TPS.
"Karena tiga kapanewon ini adalah kapanewon dengan jumlah pemilih dan TPS yang besar di Bantul, maka kami ada treatment khusus. Kami akan banyak berkoordinasi agar risiko kesalahan yang terjadi bisa ditekan," kata Joko.
BACA JUGA: KPU Bantul Jadwalkan Penetapan Paslon dalam Pilkada Besok Siang
Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, pada penetapan DPT, pihaknya sempat menyatakan adanya RT 00 di dokumen data pemilih. Di mana, Bawaslu Bantul mencatat ada 558 pemilih yang beralamat RT00. Akan tetapi, dalam perkembangannya, 558 pemilih yang beralamat RT00 ada dua situasi.
"Fakta pertama, di dokumen kependudukan KTP itu memang tertulis RT00. Ketika tertulis RT00 kita tidak bisa melakukan apa-apa. Karena faktual secara administratif merupakan RT00. Makanya tadi kami minta tanggapan dari Disdukcapil Kabupaten Bantul dan mereka juga terbuka ketika nanti ada perubahan dokumen kependudukan." kata Didik.
Situasi kedua, lanjut Didik, Bawaslu Bantul menemukan ada kesalahan dalam pencatatan. Di mana, Bawaslu Bantul menemukan jika pemilih tersebut sejatinya tidak berada di RT00, namun ditulis RT00.
"Terkait hal itu tentu kita sudah meminta KPU untuk merubah elemen data, terutama itu kan elemennya alamat,'" jelasya.
Selain itu, Bawaslu kata Didik, juga meminta kejelasan terkait waktu cut off DPT, karena berhubungan dengan proses kawal hak pilih, khususnya data penduduk yang meninggal. Tujuannya, agar data tersebut nantinya tidak disalahgunakan.
"Jadi agar tidak ada penyalahgunaan. Ketika sudah meninggal paska DPT tapi masih tercantum di DPT," papar Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.